3.412 Aparat Gabungan TNI-Polri Siap Kawal Aksi Demo 50 Ribu Buruh di Istana

HomeUncategorized

3.412 Aparat Gabungan TNI-Polri Siap Kawal Aksi Demo 50 Ribu Buruh di Istana

XYZonemedia.com - Sebanyak 3.412 personel gabungan dari TNI dan Polri bersiap untuk mengamankan aksi demonstrasi yang dijadwalkan digelar oleh 50 ribu

Pemerintah Wajib Berhenti Ciptakan Aplikasi Baru: Sindiran Pedas Jokowi
WNA Ukraina dan Rusia Kendalikan Produksi Narkoba di Bali dari Vila Rahasia
Korban Meninggal Bertambah Menjadi 47 Orang Akibat Banjir Bandang di Padang

XYZonemedia.com – Sebanyak 3.412 personel gabungan dari TNI dan Polri bersiap untuk mengamankan aksi demonstrasi yang dijadwalkan digelar oleh 50 ribu buruh di sekitar Istana Negara pada peringatan May Day atau Hari Buruh, yang jatuh pada tanggal 1 Mei hari ini. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, memastikan bahwa pengamanan akan dilakukan mulai dari kegiatan sosial hingga aksi demonstrasi.

“Dalam setiap kegiatan, baik itu bakti sosial maupun perayaan serta pengemukakan pendapat, Polri dan jajarannya selalu memberikan pengamanan kepada saudara-saudara buruh,” kata Trunoyudo dalam keterangan persnya Rabu (1/5).

Pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan kegiatan terkait May Day. “Kami berharap agar semua kegiatan terkait May Day dapat berjalan dengan tertib dan kondusif, serta bekerja sama untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Aksi demonstrasi ini direncanakan melibatkan puluhan ribu buruh dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang akan berkumpul di sekitar Istana Negara, Jakarta. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menjelaskan bahwa setelah aksi di Istana, massa akan bergerak menuju Istora Senayan untuk merayakan May Day Fiesta.

“Massa aksi 50.000 buruh akan bergerak dari Istana ke Istora Senayan mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB,” ujar Said dalam siaran persnya.

Selain di Jakarta, aksi serupa juga akan dilakukan di berbagai kota di seluruh Indonesia, melibatkan ratusan ribu buruh. Isu utama yang akan diusung dalam aksi ini adalah penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dan penolakan terhadap sistem outsourcing yang mengakibatkan upah murah.

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0